Cara Menghitung Keketatan Jurusan di PTN Favorit: Strategi Cerdas Agar Lolos Seleksi

Educate Kampus Area Masuk Kampus
Setiap tahun, ribuan siswa di seluruh Indonesia bersaing ketat untuk memperebutkan kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit. Namun, seringkali banyak siswa yang gagal bukan karena nilai mereka jelek, melainkan karena salah mengatur strategi dalam pemilihan jurusan. Banyak calon mahasiswa yang memilih jurusan hanya karena ikut-ikutan teman atau terbawa arus tanpa mengetahui seberapa besar peluang mereka untuk diterima. Padahal, mengetahui tingkat persaingan adalah kunci utama. Di sinilah pentingnya memahami cara menghitung keketatan atau daya saing jurusan agar peluang Anda untuk lolos semakin terbuka lebar. Berikut adalah panduan lengkap cara menghitung dan membaca data keketatan jurusan PTN.

Apa Itu Keketatan atau Daya Saing Jurusan?

Sebelum masuk ke rumus hitungan, Anda perlu memahami definisi dari keketatan itu sendiri. Keketatan atau daya saing adalah tingkat persaingan yang harus Anda hadapi untuk bisa masuk ke jurusan di PTN tujuan Anda. Konsep dasarnya sederhana: semakin banyak jumlah peminat dan semakin sedikit daya tampung (kuota) yang tersedia, maka keketatannya semakin kuat. Artinya, persaingan untuk masuk ke jurusan tersebut sangatlah berat. Sebaliknya, jika daya tampung besar namun peminatnya tidak terlalu membludak, peluang Anda untuk diterima tentu lebih besar.

Rumus Cara Menghitung Keketatan Jurusan

Bagaimana cara mengetahui angka pasti peluang Anda? Anda bisa menghitungnya secara mandiri menggunakan data daya tampung dan jumlah peminat.
Rumus sederhananya adalah: Keketatan = (Daya Tampung ÷ Jumlah Peminat) x 100
Contoh Kasus: Misalkan Anda ingin masuk ke Jurusan Komunikasi di sebuah PTN. Berdasarkan data, jumlah peminat jurusan tersebut mencapai 2.000 orang, namun daya tampung yang tersedia hanya untuk 50 orang.
Maka perhitungannya adalah:
  • 50 (Daya Tampung) dibagi 2.000 (Peminat) = 0,025
  • 0,025 dikali 100 = 2,5%
Baca Juga :  Jurusan Paling Mahal di Dunia

Hasil 2,5% ini menunjukkan persentase peluang Anda untuk diterima. Semakin kecil angka persentasenya, semakin ketat persaingan di jurusan tersebut.

Cara Membaca dan Menganalisis Persentase Keketatan

Setelah mendapatkan angka persentase dari rumus di atas, langkah selanjutnya adalah menginterpretasikan angka tersebut untuk menentukan strategi. Berikut adalah acuan umum untuk mengukur tingkat keketatan sebuah jurusan:
  1. Di Bawah 5% (Sangat Ketat): Jika hasil perhitungan Anda menunjukkan angka di bawah 5%, jurusan tersebut tergolong sangat ketat. Anda harus mempersiapkan diri dengan nilai yang sangat tinggi karena persaingannya sangat “brutal”.
  2. 5% sampai 10% (Ketat): Angka di rentang ini menunjukkan persaingan yang ketat, namun sedikit lebih longgar dibandingkan kategori pertama.
  3. 10% sampai 20% (Cukup Kompetitif): Jika persentasenya berada di angka ini, jurusan tersebut bisa dibilang cukup kompetitif dan peluang Anda untuk diterima relatif lebih besar dibandingkan dua kategori sebelumnya.

Di Mana Mendapatkan Data Peminat dan Daya Tampung?

Untuk melakukan perhitungan di atas, Anda memerlukan data yang valid. Anda bisa mencari informasi mengenai jumlah peminat tahun lalu dan daya tampung tahun ini melalui:
  • Website resmi SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru).
  • Website resmi dari PTN yang Anda tuju.
Perlu diingat bahwa data peminat yang digunakan biasanya adalah data tahun lalu, sementara daya tampung menggunakan data tahun ini. Meskipun kondisi tahun lalu tidak akan persis sama dengan tahun ini, data tersebut sangat berguna sebagai acuan strategi.

Kesimpulan: Sukses Itu Direncanakan

Jangan memilih jurusan hanya karena “katanya” gampang masuk atau sekadar ikut teman. Mulailah meriset data, hitung keketatannya, dan ukur kemampuan diri Anda. Ingatlah sebuah prinsip penting: sukses itu direncanakan, bukan sebuah kebetulan. Dengan strategi menghitung keketatan yang tepat, Anda selangkah lebih dekat menuju PTN impian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *