Apakah Anda sudah siap menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi tahun depan? Bagi siswa kelas 12 maupun gap year, UTBK SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) bukan sekadar ujian biasa. Faktanya, pendaftaran UTBK SNBT itu ibarat sebuah perang.
Mengapa disebut perang? Karena pesertanya berasal dari tiga angkatan sekaligus: angkatan Anda yang akan lulus, angkatan tahun kemarin, dan angkatan dua tahun lalu. Jika rata-rata setiap angkatan menyumbang satu juta pendaftar, maka ada sekitar tiga juta pesaing, sementara yang diterima hanya 20 persennya saja. Untuk memenangkan “perang” ini, sekadar belajar saja tidak cukup. Anda membutuhkan Strategi, Trik, Taktik, dan Senjata yang tepat. Berikut adalah rangkuman strategi rahasia dari Lampung Cerdas untuk menaklukkan SNBT 2026.
1. Pahami Tiga Elemen Penting Seleksi
Banyak siswa bingung harus mulai belajar dari mana. Kak Saiful dari Lampung Cerdas menjelaskan bahwa ada total 23 strategi yang terbagi ke dalam tiga elemen kunci:
- Strategi UTBK: Ini berkaitan dengan elemen tesnya. Anda harus memahami tipe soal, bab, skema, dan peraturannya.
- Strategi SNBT: Ini berkaitan dengan sistem seleksi setelah nilai tes keluar. Contoh strateginya adalah penentuan urutan universitas (misalnya antara UI atau UGM, mana yang harus ditaruh di pilihan pertama).
- Strategi PTN: Ini berkaitan dengan kebijakan perguruan tingginya. Strategi penempatan jurusan dan fakultas ada di ranah ini.
2. Kenali Sistem Penilaian IRT dan Peta Soal
Dalam strategi UTBK, Anda wajib memahami Item Response Theory (IRT) atau Teori Respons Butir. Sistem ini membagi tingkat kesulitan soal menjadi empat kategori:
- Mudah (40%)
- Sedang (20%)
- Sulit (20%)
- Sulit Banget (20%).
Kesalahan terbesar siswa adalah hanya melakukan tryout tanpa melakukan simulasi untuk memetakan mana soal yang mudah dan mana yang sulit.
3. Bocoran Trik Mengerjakan Soal dengan Cepat
Bagaimana cara mengetahui mana soal yang “Mudah” agar pengerjaan lebih efisien? Ada rumus sederhananya.
Untuk sub-tes tertentu (seperti literasi Bahasa Indonesia), caranya adalah jumlah total soal dibagi 4.
Contoh: Jika ada 20 soal, maka 20 dibagi 4 sama dengan 5. Biasanya, 5 soal pertama dan 5 soal terakhir adalah soal yang kategorinya mudah.
Dengan mengetahui pola ini, Anda bisa mengerjakan soal lebih cepat dan mengamankan poin pada soal-soal yang memang mudah.
4. Waspadai Blocking Time
Strategi manajemen waktu sangat krusial karena adanya sistem Blocking Time. Artinya, setiap sub-tes memiliki waktunya sendiri. Jika waktu untuk sub-materi (misalnya Bahasa Indonesia) habis, Anda tidak bisa kembali mengerjakan soal tersebut dan sistem otomatis pindah ke materi selanjutnya. Anda harus memiliki strategi jitu untuk mendongkrak nilai dalam batasan waktu yang ketat ini.
5. Jangan Lupa Cek “Standar Diri”
Memiliki nilai UTBK tinggi saja tidak menjamin kelulusan jika Anda salah menempatkan strategi. Anda harus memahami rumus untuk mengecek standar diri agar nilai yang didapat relevan dengan jurusan yang dipilih.
Ingin Bimbingan Intensif agar Lulus?
Mempelajari 23 strategi, trik, taktik, dan senjata ini sendirian mungkin membingungkan. Jika Anda ingin bimbingan serius, Lampung Cerdas membuka program SNBT Plus.
Apa keuntungan program ini?
- Komposisi belajar: 30% Teori dan 70% Praktik.
- Mencakup materi mentalitas, mindset, serta strategi lengkap UTBK, SNBT, dan PTN.
- Bimbingan strategi pemberkasan, KIP Kuliah, hingga strategi mendapatkan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang terjangkau.
Program ini berbayar sebagai wujud komitmen. Dari harga normal offline sekitar Rp4.300.000 atau online Rp500.000, kini tersedia harga promo silahkan cek di https://lampungcerdas.com/snbt-plus.
