Memilih jurusan kuliah adalah keputusan strategis yang menentukan masa depan karier. Berdasarkan data Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024 dan 2025, terjadi lonjakan signifikan jumlah pendaftar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Pada tahun 2025 saja, jumlah pendaftar jalur prestasi (SNBP) mencapai 776.515 siswa, meningkat dari 702.312 pada tahun sebelumnya. Sementara itu, jalur tes (SNBT) diikuti oleh 860.976 peserta.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, jurusan apa saja yang menjadi favorit? Berikut adalah ulasan 10 jurusan paling diminati lengkap dengan analisis keketatan dan peluang kerjanya.
Daftar 10 Jurusan Paling Favorit dan Terketat 2025
1. Pendidikan Dokter
Kedokteran tetap menjadi primadona dengan prestise tertinggi. Di Universitas Indonesia (UI), rasio keketatannya mencapai 1:40, sementara di Universitas Airlangga (Unair) keketatannya berada di angka 2,9%. Prospek gaji dokter umum berkisar antara Rp15 juta hingga Rp25 juta per bulan.
2. Teknik Informatika dan Ilmu Komputer
Seiring revolusi Industri 5.0, jurusan ini mendominasi volume pendaftar. Di Unpad, keketatannya mencapai 1,18%. Lulusannya sangat dicari untuk posisi Software Engineer atau Data Scientist dengan gaji entry-level Rp7 juta hingga Rp15 juta.
3. Ilmu Komunikasi
Jurusan ini merupakan yang terketat di rumpun Soshum. Program studi Ilmu Komunikasi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mencatatkan keketatan ekstrem sebesar 1,12%. Karier di bidang Digital Branding dan Social Media Management menjadi daya tarik utama.
4. Farmasi
Farmasi secara konsisten masuk dalam lima besar prodi terfavorit. Di Universitas Sebelas Maret (UNS), tingkat keketatannya mencapai 1,7%. Gaji apoteker di industri farmasi dapat menyentuh angka Rp15 juta.
5. Manajemen
Manajemen disebut sebagai “jurusan sejuta umat” karena fleksibilitasnya di pasar kerja. Di Unpad, rasio keketatannya mencapai 1:64. Lulusannya berpeluang menjadi Management Trainee (MT) dengan kisaran gaji Rp6 juta hingga Rp10 juta.
6. Ilmu Hukum
Hukum tetap menjadi pilihan utama dengan tren baru pada spesialisasi Cyber Law. Di UNS, jumlah peminatnya mencapai 3.584 orang pada seleksi terakhir. Pengacara korporasi senior bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp25 juta.
7. Psikologi
Meningkatnya kesadaran kesehatan mental mendorong popularitas Psikologi. Di Universitas Brawijaya (UB), peminatnya mencapai 2.418 orang. Prospek kerjanya luas, mulai dari HRD hingga konselor pendidikan.
8. Akuntansi
Akuntansi menawarkan stabilitas karier yang kuat. Penyerapan lulusannya mencapai 92% dalam waktu 4 bulan setelah lulus. Gaji auditor di Kantor Akuntan Publik (KAP) besar bisa mencapai Rp18 juta.
9. Bisnis Digital
Meskipun relatif baru, prodi ini langsung meroket dengan keketatan 1:68 di Unpad dan 1,9% di UNS. Analis bisnis digital memiliki potensi gaji yang sangat kompetitif, bahkan bisa mencapai Rp28 juta untuk tingkat profesional.
10. Teknik Sipil
Didorong proyek infrastruktur nasional (IKN), peminat Teknik Sipil di ITS mencapai 2.296 orang. Gaji insinyur sipil di proyek strategis nasional berkisar antara Rp10 juta hingga Rp18 juta.
Ringkasan Prospek Gaji Lulusan 2025
| Nama Jurusan | Estimasi Gaji Awal (Rp/Bulan) | Tingkat Penyerapan Kerja |
| Kedokteran | 15.000.000 – 25.000.000 | 100% |
| Teknik Informatika | 7.000.000 – 18.000.000 | 95% |
| Bisnis Digital | 5.500.000 – 28.000.000 | 93% |
| Akuntansi | 4.500.000 – 18.000.000 | 92% |
| Ilmu Hukum | 4.000.000 – 25.000.000 | 90% |
Sumber: Pengolahan data BPS dan survei industri 2025.
Analisis PTN Favorit dan Peluang Kelulusan
Data tahun 2025 menunjukkan bahwa Universitas Indonesia (UI) adalah PTN dengan pendaftar terbanyak di SNBT (111.206 orang), diikuti oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) (101.069 orang). Namun, bagi Anda yang mencari peluang lebih besar, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi PTN yang paling banyak menerima mahasiswa baru dengan total 8.813 orang pada jalur tes.
Tips Strategis:
-
Riset Keketatan: Jangan hanya melihat daya tampung, tapi perhatikan rasio pendaftar dibanding kursi yang tersedia.
-
Pertimbangkan KIP Kuliah: Pemerintah menyediakan akses bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Pada 2025, sebanyak 50.553 siswa lulus SNBP melalui skema ini.
-
Pilih Prodi Vokasi: Beberapa prodi diploma seperti Keperawatan Anestesiologi memiliki keketatan yang sangat tinggi (0,94%), namun menawarkan kecepatan penyerapan kerja yang luar biasa.
Dengan memahami tren ini, Anda dapat menyusun strategi pendaftaran yang lebih matang untuk menembus kampus impian. Selamat berjuang!
